Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK)
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek
<p>Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (e - ISSN <a href="https://portal.issn.org/resource/ISSN/2746-1092" target="_blank" rel="noopener">2746-1092</a>) , dikelola oleh Program Studi Pendidikan Ekonomi Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara. Artikel yang masuk pada Jurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK) diproses secara Open Reer-reviewed journal. Artikel yang dipublikasikan pada Jurnal JUPEK merupakan hasil Penelitian dalam Pendidikan, Pendidikan Ekonomi, Ekonomi, dan Kewirausahaan. Jurnal ini terbit 2 kali setahun yakni pada bulan Juli dan Desember.</p>Program Studi Pendidikan Ekonomi Institut Sain dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utaraen-USJurnal Pendidikan dan Ekonomi (JUPEK)2746-1092PENGARUH VIRTUAL LEARNING BERBASIS DEEP LEARNING TERHADAP MOTIVASI BELAJAR EKONOMI SISWA SMA NEGERI 8 TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/945
<p>Perkembangan ekonomi global yang semakin dinamis menuntut peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, termasuk dalam bidang ekonomi. Namun, rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep-konsep ekonomi dasar masih menjadi permasalahan utama di berbagai satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman konsep ekonomi siswa SMA. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas XI IPS di salah satu SMA negeri di Yogyakarta, yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep dan dianalisis menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara rata-rata skor posttest siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model PBL dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Model PBL terbukti mampu meningkatkan pemahaman konsep ekonomi secara lebih efektif karena mendorong siswa berpikir kritis, kolaboratif, dan kontekstual dalam memecahkan permasalahan ekonomi sehari-hari. Kesimpulannya, implementasi model Problem Based Learning memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konsep ekonomi siswa. Penelitian ini merekomendasikan penerapan PBL sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam pendidikan ekonomi, khususnya di tingkat sekolah menengah</p>Nazwa NabilaFebiyanti UmaternateOde Zulaeha
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-02711810.5281/zenodo.17768551ANALISIS KUALITAS PRODUK, PELAYANAN, DAN HARGA TERHADAP LOYALITAS KONSUMEN PADA SEBLAK CAK HEN
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1039
<p>Perkembangan usaha kuliner di Kabupaten Situbondo terus meningkat dan menciptakan persaingan yang semakin ketat antar pelaku usaha. Salah satu yang terdampak adalah Seblak Cak Hen, yang perlu menjaga kualitas produk, pelayanan, serta harga agar mampu mempertahankan loyalitas konsumennya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kualitas produk, kualitas pelayanan, dan harga berpengaruh terhadap loyalitas konsumen pada usaha Seblak Cak Hen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang pernah membeli produk minimal dua kali. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel independen, yaitu kualitas produk, pelayanan, dan harga, memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas konsumen, baik secara parsial maupun simultan. Dari ketiga variabel tersebut, kualitas produk menjadi faktor yang paling dominan dalam membangun loyalitas pelanggan, diikuti oleh kualitas pelayanan dan harga. Temuan ini menegaskan bahwa cita rasa yang konsisten, pelayanan yang cepat dan ramah, serta harga yang sesuai dengan nilai produk dapat meningkatkan kepuasan sekaligus memperkuat loyalitas konsumen.</p>Nurul FajriSri Ayudha MujiyantiLusi Endang Sri Darmawati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-027191710.5281/zenodo.17769543DESAIN LINGKUNGAN BELAJAR INOVATIF BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN EKONOMI SISWA SMA NEGERI 11 KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/968
<p>Penelitian ini bertujuan untuk merancang lingkungan belajar inovatif berbasis deep learning guna meningkatkan keterampilan ekonomi siswa di SMA Negeri 11 Kota Ternate. Dengan pendekatan yang interaktif dan kontekstual, penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran ekonomi yang didukung oleh teknologi kecerdasan buatan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam analisis data ekonomi dan pengambilan keputusan finansial. Metode Didactical Design Research (DDR) digunakan untuk mendesain dan mengevaluasi praktik pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan berpikir kritis siswa dan pemahaman konsep ekonomi, serta perubahan positif dalam sikap siswa terhadap pembelajaran. Inovasi dalam pendidikan ini diharapkan dapat menjawab tantangan keterampilan abad ke-21 di era revolusi industri 4.0.</p>Trinola Aindriyany TamaelaOde ZulaehaMeychin Marta BungaSintia Ilham
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271182310.5281/zenodo.17783702MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS MELALUI MEDIA PEMBELAJARAN GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS VIII SMP PEDULI BANGSA WOOI KECAMATAN OBI TIMUR KABUPATEN HALMAHERA SELATAN
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1118
<p>Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui pemanfaatan media pembelajaran gambar berseri untuk meningkatkan pemahaman mitigasi kebencanaan dalam pembelajaran geografi Materi bencana alam pada siswa kelas VIII SMP Peduli Bangsa Wooi Kabupaten Halmahera Selatan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian tindakan, yang terfokus dalam kegiatan di kelas sehingga penelitiannya berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dilakukan di SMP Peduli Bangsa Wooi Kabupaten Halmahera Selatan. Subjek penelitian ini siswa kelas VIII SMP Peduli Bangsa Wooi sebanyak 20 siswa. Teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data tersebut meliputi . Observasi.Tes, dan Dokumentasi. Penggunaan Media Gambar Berseri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VIII pada mata pelajaran IPS mteri bencana alam. Hal ini dapat dilihat dari hasil belajar siswa dari siklus I dan siklus II mengalami peningkatan. Ketuntasan belajar siswa pada siklus I sebesar 61,35% dan pada siklus II sebesar 86,45% dengan peningkatan sebesar 21,1%.</p>Felix RehajiAndi SuaemaDahri Hi Halek
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271243210.5281/zenodo.17784037PENERAPAN METODE ROLE PLAYING DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH UNTUK MENINGKATKAN MINAT BELAJAR SISWA KELAS XI SMA NEGERI 5 PROVINSI MALUKU UTARA
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1117
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode role playing dalam pembelajaran sejarah untuk meningkatkan minat belajar siswa XI SMA Negeri 5 Provinsi Maluku Utara. Permasalahan yang melatar belakangi penelitian ini adalah rendahnya minat siswa dalam mengikuti pembelajaran sejarah yang ditunjukan dengan kurangnya perhatian, motivasi, dan partisipasi aktif selama proses belajar mengajar dan penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif, dengan subjek penelitian adalah guru sejarah dan siswa kelas XI SMA Negeri 5 Provinsi Maluku Utara dan dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode role playing dapat meningkatkan minat belajar siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya antusiasme siswa, keterlibatan aktif dalam diskusi dan permainan peran, serta rasa tanggung jawab dalam melaksanakan perannya masing-masing. Suasana kelas menjadi lebih hidup, menyenangkan, dan interaktif. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, penguasaan materi oleh siswa, serta adanya beberapa siswa yang masih kurang percaya diri. Namun, kendala tersebut dapat diatasi melalui bimbingan guru dan pembagian peran yang sesuai dengan kemampuan siswa.</p>Zulkifli ZulkifliLeny MS Tomagola
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271334010.5281/zenodo.17784484PERAN BUDAYA LOKAL DALAM PELESTARIAN NILAI - NILAI PANCASILA DI ERA MODERN DI KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1119
<p>Kearifan lokal terdiri atas kearifan lokal yang berwujud berupa aturan/sistem nilai, arsitektur bangunan, alat dan senjata tradisional dan tidak berwujud seperti nasihat/peribahasa, nyanyian, pantun, dan cerita rakyat. Hilangnya budaya lokal di Indonesia menjadi perhatian serius seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi global. Kemajuan teknologi memungkinkan masyarakat khususnya generasi muda mudah untuk terpapar budaya asing melalui platform media sosial, film, dan musik.Pada rancangan ini menggunakan jenis/pendekatan penelitian yang berupa Studi Kepustakaan (Library Research). Studi kepustakaan merupakan suatu studi yang digunakan dalam mengumpulkan informasi dan data dengan bantuan berbagai macam material yang ada di perpustakaan seperti dokumen, buku, majalah, kisah-kisah sejarah. Penelitian ini menunjukkan bahwa pancasila memiliki keterkaitan yang erat dengan budaya lokal. Sebagai warga negara Indonesia agar dapat melestarikan budaya lokal di Kota Ternate melalui berbagai wahana dan sarana, karena kearifan lokal di Kota Ternate mempunyai perilaku, tata cara, dan nilai - nilai yang terkandung didalamnya untuk menjunjung tinggi kebersamaan dalam berbagai dinamika kehidupan bermasyarakat sehingga sikap toleransi, gotong royong dapat dikembangkan sesuai dengan karakteristik dari kearifan lokal.</p>Djono MuinSulaiman Djaohar
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271414910.5281/zenodo.17786578EVALUASI FORMATIF DAN SUMATIF PADA PEMBELAJARAN EKONOMI BERBASIS LINGKUNGAN DEEP LEARNING DI SMAS IT FAGOGORU
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/969
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi Deep Learning dalam meningkatkan evaluasi formatif dan sumatif di tingkat SMAS IT FAGOGORU. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Deep Learning memiliki potensi signifikan dalam meningkatkan efektivitas evaluasi, dengan memberikan umpan balik yang dan perbaikan, atau unit pembelajaran untuk di mengukur mencapai tujuan pembelajaran . Model Deep Learning mampu menganalisis data kinerja siswa secara real-time, mengidentifikasi pola kesulitan yang dihadapi siswa, dan memberikan rekomendasi perbaikan yang lebih terfokus, yang sebelumnya sulit dicapai dengan metode penilaian konvensional. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi ini, seperti keberagaman karakteristik siswa, keterbatasan sumber daya, serta kurikulum yang memerlukan penyesuaian agar dapat sepenuhnya mengakomodasi teknologi ini. Meskipun demikian, penerapan Deep Learning meningkatkan objektivitas penilaian, mengurangi bias manusia, dan meningkatkan efisiensi waktu bagi guru dengan mengotomatisasi banyak aspek penilaian. Secara keseluruhan, teknologi Deep Learning dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran di SMAS FOGOGORU, namun diperlukan perhatian lebih terhadap pelatihan guru, penyesuaian kurikulum, serta peningkatan infrastruktur teknologi untuk memastikan keberhasilan jangka panjang.</p>Wista DullahOde ZulaehaIndri AjimRasna Taufik
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271505710.5281/zenodo.17791684MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKN) MELALUI METODE KOPERATIF ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) PADA SISWA KELAS IV DI SD NEGERI 70 KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1050
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) siswa kelas IV SD Negeri 70 Kota Ternate melalui penerapan model pembelajaran Rotating Trio Exchange (RTE). Adanya permasalahan rendahnya minat dan hasil belajar PKn yang diakibatkan oleh metode pembelajaran yang kurang inovatif dan cenderung monoton. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan subjek 20 siswa kelas IV SD Negeri Gita pada tahun pelajaran 2025/2026. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada Siklus I, aktivitas siswa berada pada kategori "Cukup" (65%) dan aktivitas guru "Baik" (72%). Nilai rata-rata hasil belajar siswa adalah 68 dengan ketuntasan klasikal 60%, yang belum mencapai indikator keberhasilan 80%. Berdasarkan refleksi Siklus I, dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II. Hasilnya, aktivitas siswa meningkat menjadi "Sangat Baik" (88%) dan aktivitas guru juga mencapai "Sangat Baik" (90%). Peningkatan ini berdampak positif pada hasil belajar, dengan nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 82 dan ketuntasan klasikal mencapai 95%, yang telah melampaui indikator keberhasilan. Dengan demikian Metode ini terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan menyenangkan, sehingga berdampak positif pada pemahaman konsep dan pencapaian kompetensi siswa.</p>Iswan E Tawari
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271586810.5281/zenodo.17790993KEMAMPUAN ARGUMENTASI ILMIAH MAHASISWA BIOLOGI ISDIK KIE RAHA MALUKU UTARA
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1123
<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan argumentasi ilmiah mahasiswa Program Studi Biologi ISDIK Kie Raha berdasarkan perbedaan tingkat semester. Sebanyak empat kelompok semester (1, 3, 5, dan 7) dinilai menggunakan tujuh indikator argumentasi: argumentasi logis, menganalisis data, menyusun kesimpulan, literasi digital, berpikir kritis, penggunaan bukti, dan argumentasi lisan. Data diperoleh melalui lembar observasi dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, ANOVA satu arah, dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan argumentasi seiring kenaikan semester (p < 0,05). Mahasiswa semester 1 berada pada tahap awal dengan kemampuan argumentasi dasar, sementara semester 3 menunjukkan perkembangan moderat. Semester 5 mengalami peningkatan substansial pada indikator analisis data dan penggunaan bukti, dan semester 7 mencapai skor tertinggi pada hampir seluruh indikator, menunjukkan argumentasi ilmiah yang lebih matang dan terstruktur. Peningkatan ini dipengaruhi oleh pengalaman akademik, keterlibatan dalam praktikum, kegiatan penelitian, dan diskusi ilmiah. Penelitian menyimpulkan bahwa kurikulum telah mendukung perkembangan argumentasi ilmiah mahasiswa, namun diperlukan penguatan pembelajaran argumentatif sejak semester awal untuk memastikan perkembangan yang lebih merata. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembangan strategi pembelajaran berbasis bukti di pendidikan tinggi.</p>Taufiq TaherErmin ErminRifai KasmanMuhammad HidayatMuhammad Iksan B. AliJena AndresNajamudin Marsaoly
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271698410.5281/zenodo.17796992PENGARUH MATA KULIAH KEWIRAUSAHAAN TERHADAP MOTIVASI BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA KEBIDANAN DAN KEGURUAN DI KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1137
<p>Meningkatnya jumlah pengangguran dengan gelar sarjana di Indonesia menggambarkan lemahnya daya serap pasar kerja. Salah satu solusi adalah menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak di bangku kuliah. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh mata kuliah kewirausahaan terhadap motivasi berwirausaha mahasiswa kebidanan dan keguruan di Kota Ternate. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 40 mahasiswa dari Akademi Kebidanan Cahwala Maluku Utara dan ISDIK Kie Raha Maluku Utara. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan serta triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata kuliah kewirausahaan berpengaruh positif dalam meningkatkan motivasi mahasiswa untuk berwirausaha. Mahasiswa mengaku lebih percaya diri, kreatif, dan terdorong mengembangkan usaha berbasis potensi lokal. Penelitian ini menegaskan pentingnya optimalisasi pembelajaran kewirausahaan yang aplikatif untuk mendukung kesiapan lulusan sebagai wirausaha muda.</p>Irma IbrahimBahrun HusenSarmina Ati
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-022025-12-0271859410.5281/zenodo.17817763STRATEGI MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1144
<p>Revolusi Industri 4.0 telah mengubah paradigma kewirausahaan global melalui integrasi teknologi digital, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), dan big data. Perubahan ini menuntut generasi muda memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif terhadap transformasi digital. Namun, di Indonesia semangat kewirausahaan masih menghadapi tantangan berupa rendahnya Literasi digital, keterbatasan akses pembiayaan inovatif, serta lemahnya kolaborasi lintas sektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi efektif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan di era Revolusi Industri 4.0 melalui kajian literatur terhadap teori, hasil riset, dan kebijakan nasional terkini. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik literature review terhadap publikasi ilmiah tahun 2019 –2025 dari berbagai sumber akademik dan laporan resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan kewirausahaan digital, penguatan ekosistem berbasis model Quadruple Helix, serta integrasi strategi nasional seperti Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital menjadi kunci dalam membangun karakter wirausaha generasi 4.0. Selain itu, pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), inovasi kolaboratif, dan penguasaan literasi digital terbukti meningkatkan entrepreneurial self-efficacy dan kreativitas mahasiswa. Dengan demikian, pembentukan jiwa wirausaha di era digital tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga menjadi strategi fundamental dalam membangun kemandirian dan ketahanan ekonomi bangsa menuju Digital Indonesia 2045.</p>Rahmat MamuasiFaisal Y HabsyiDatje Renjaan
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-052025-12-05719510510.5281/zenodo.17823815INTEGRASI KOSAKATA LOKAL TERNATE DALAM PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA SMA
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1149
<p>Pembelajaran Bahasa Indonesia menuntut siswa memahami berbagai jenis teks, salah satunya adalah teks prosedur yang berfungsi menjelaskan langkah-langkah melakukan suatu kegiatan. Namun, pembelajaran teks prosedur di sekolah sering kurang terkait dengan konteks budaya lokal sehingga tidak memberikan pengalaman belajar yang relevan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan integrasi kosakata lokal Ternate ke dalam pembelajaran teks prosedur pada siswa SMA serta menganalisis dampaknya terhadap pemahaman teks dan apresiasi budaya siswa. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi kelas, analisis tugas siswa, dan wawancara guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kosakata lokal, terutama yang berkaitan dengan kuliner, alat tradisional, dan aktivitas budaya, meningkatkan keterlibatan siswa, memperkaya kosakata, serta memperkuat pemahaman struktur teks prosedur. Selain itu, pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal berkontribusi terhadap pelestarian bahasa daerah dan identitas budaya siswa Ternate. Penelitian ini menegaskan urgensi pendekatan etnopedagogi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.</p>Nurbaya Nurbaya
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-082025-12-087110611310.5281/zenodo.17851239PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI UNTUK MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN SISWA SMA
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1153
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model <em>Project Based Learning</em> (PjBL) berbasis kearifan lokal dalam pembelajaran Ekonomi sebagai strategi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan siswa SMA Muhamaddiyah kelas X IPS. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya pendidikan yang tidak hanya menanamkan pemahaman konsep ekonomi, tetapi juga membangun karakter kreatif, inovatif, dan berorientasi pada peluang usaha. Integrasi kearifan lokal dalam PjBL diyakini dapat memperkaya pengalaman belajar siswa melalui pemanfaatan potensi budaya dan sumber daya daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru Ekonomi dan siswa sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL berbasis kearifan lokal mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam merancang, mengembangkan, dan mempresentasikan produk atau proyek yang memiliki nilai ekonomi. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, tanggung jawab, serta kemampuan bekerja sama dalam kelompok. Model ini juga mendorong siswa lebih mengenal potensi daerah dan mengembangkan ide usaha berbasis tradisi lokal sehingga relevan dengan kehidupan nyata. Penerapan PjBL terbukti memberikan pengalaman belajar yang bermakna dan kontekstual bagi siswa. Dengan demikian, penggunaan PjBL berbasis kearifan lokal dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran Ekonomi untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.</p>Marsuti SukriJenni Greis TuandaliOde Zulaeha
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-082025-12-087111412110.5281/zenodo.17856186PENGUJIAN KUALITAS SOAL ETIKA PROFESI KEUANGAN SEBAGAI ALAT EVALUASI PEMBELAJRAN KELAS X MELALUI UJI ANATES VERSI 4.0
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1143
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menilai kelayakan butir soal pilihan ganda pada materi Etika Profesi di Bidang Keuangan dan Akuntansi yang disusun berdasarkan modul dan E-book, kemudian diujikan secara daring melalui Google Form kepada siswa kelas X SMA dan SMK. Penilaian mencakup empat aspek utama, yaitu validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran dengan pemanfaatan software Anates. Sebanyak 25 siswa berpartisipasi sebagai responden melalui tes yang disusun sesuai kompetensi dasar pada materi etika profesi. Hasil analisis menunjukkan reliabilitas soal berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai 0,92. Pada aspek validitas, mayoritas butir soal berada pada kategori sangat tinggi, diikuti sebagian kecil pada kategori tinggi, rendah, dan sangat rendah. Daya pembeda menunjukkan variasi kualitas dari sangat baik hingga perlu direvisi. Tingkat kesukaran umumnya berada pada kategori sedang, dengan beberapa soal tergolong mudah, sangat mudah, maupun sukar. Evaluasi pengecoh juga mengindikasikan adanya opsi jawaban yang belum berfungsi optimal. Secara keseluruhan, instrumen ini dinilai layak digunakan, meskipun beberapa komponen masih memerlukan penyempurnaan agar mampu mengukur kemampuan siswa secara lebih akurat.</p>NOVA SIXCA MUDIYANTRINADYA SHAFIRA INDRIANIFASYA ANINDYA NARISWARIVIVI NUR FADILAHDUWI PUTRI NOVITASARILUQMAN HAKIMVIVI PRATIWI
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-092025-12-097112213410.5281/zenodo.17862059IMPLEMENTASI POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM DAERAH DI SMKN 2 DEPOK SLEMAN
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1105
<p>Pada dasarnya, implementasi Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD) pada Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan meningkatkan fleksibilitas, efisiensi, dan akuntabilitas pengelolaan keuangan sekolah. SMKN 2 Depok Sleman mulai menerapkan BLUD pada tahun 2024 dan menghadapi berbagai penyesuaian dalam perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan pembinaan pengelolaan keuangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran implementasi PPK BLUD di SMKN 2 Depok, Sleman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan observasi. Data hasil wawancara selanjutnya dianalisis mengikuti prosedur dari model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan dan penganggaran dilakukan melalui penyusunan Rencana Bisnis dan Anggaran (RBA) secara <em>bottom-up</em> dari setiap jurusan, sehingga meningkatkan partisipasi dan ketepatan perencanaan. Pelaksanaan pengelolaan keuangan BLUD memberikan fleksibilitas dalam membiayai kegiatan <em>teaching factory </em>dan kebutuhan operasional sesuai regulasi. Pada aspek pelaporan, sekolah menyusun tujuh laporan keuangan berdasarkan PSAP 13 dan melaksanakan SPJ bulanan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas. Selain itu, pembinaan dari DIKPORA dan BPKA membantu meningkatkan kompetensi SDM dalam mengelola BLUD. Secara keseluruhan, implementasi BLUD di SMKN 2 Depok Sleman memperkuat kemandirian finansial sekolah dan meningkatkan kualitas tata kelola keuangan.</p>Ririn Dwi SeptianaSalsa Aulifia SaniRizha Devi SekararumNiken Purnamasari
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-102025-12-107113514310.5281/zenodo.17879240ANALISI KUALITATIF TRANSPARANSI ANGGARAN PUBLIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP OPINI WAJAR TANPA PENGECUALIAN PEMERINTAH DAERAH
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1159
<p>Penelitian ini dilakukan untuk menelaah peran transparansi anggaran publik dalam mendukung perolehan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) pada laporan keuangan pemerintah daerah. Keterbukaan anggaran diposisikan sebagai komponen penting dalam menciptakan tata kelola yang akuntabel, efisien, serta terhindar dari praktik penyimpangan. Dalam praktik pengelolaan keuangan daerah, penyediaan informasi anggaran secara terbuka tidak hanya memungkinkan masyarakat mengakses proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan anggaran, tetapi juga membantu meningkatkan ketepatan pencatatan dan mutu penyajian laporan keuangan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kasus pada pemerintah daerah yang telah menerima opini WTP. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi atas keterbukaan informasi, serta telaah dokumen APBD dan laporan keuangan, kemudian diverifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi anggaran memiliki pengaruh yang jelas terhadap penguatan akuntabilitas, peningkatan efektivitas pengendalian internal, dan keterjagaan konsistensi data antarorganisasi perangkat daerah. Daerah yang menerapkan keterbukaan informasi secara berkelanjutan cenderung memiliki sistem pelaporan keuangan yang lebih teratur, kesalahan material yang lebih rendah, serta memperoleh tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dari auditor dalam menilai kepatuhan terhadap Standar Akuntansi Pemerintahan. Selain itu, transparansi turut memperluas ruang pengawasan publik dan partisipasi masyarakat, yang berperan dalam menekan kemungkinan terjadinya penyimpangan anggaran. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan transparansi anggaran merupakan langkah penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga kualitas laporan keuangan dan memastikan keberhasilan perolehan opini WTP secara konsisten.</p>Yacobin BuluUrbaningsi SusuFinsensa KaweYohana SelSusana Baso
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-112025-12-117114415010.5281/zenodo.17888623BUSINESS MODEL CANVAS (BMC) SEBAGAI KERANGKA INOVASI DALAM PENDIDIKAN MATEMATIKA: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1170
<p>Penelitian ini bertujuan mengkaji secara sistematis penerapan <em>Business Model Canvas</em> (BMC) sebagai kerangka inovasi dalam pendidikan matematika selama periode 2020–2025. Melalui pendekatan <em>Systematic Literature Review</em> (SLR) berbasis PRISMA, penelitian ini menelusuri 298 artikel dari basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Sinta. Setelah proses seleksi ketat berdasarkan kriteria inklusi–eksklusi, diperoleh 13 artikel yang relevan untuk dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan BMC mampu mengubah arah riset pendidikan matematika dari sekadar pengembangan teori menuju inovasi yang berdaya guna dan berkelanjutan. Kerangka sembilan blok BMC membantu peneliti merancang nilai, pengguna, dan strategi keberlanjutan dalam pengembangan media, modul, serta produk edutech berbasis riset. Integrasi BMC juga menumbuhkan <em>scientific entrepreneurship</em> di kalangan dosen dan mahasiswa, menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan pasar pendidikan digital. Secara teoretis, kajian ini memperluas peran pendidikan matematika sebagai disiplin transdisipliner yang memadukan aspek pedagogik, teknologi, dan ekonomi. Secara praktis, BMC dapat diterapkan dalam kurikulum <em>Inovasi Pembelajaran</em> dan <em>Kewirausahaan Pendidikan</em> untuk menumbuhkan kreativitas dan pola pikir strategis calon guru. Penelitian ini merekomendasikan agar setiap riset pengembangan di bidang pendidikan matematika disertai dengan rancangan model bisnis berbasis BMC untuk memastikan keberlanjutan hasilnya, serta mendorong kolaborasi lintas disiplin antara bidang pendidikan, teknologi, dan ekonomi. Dengan demikian, BMC tidak hanya menjadi alat perencanaan bisnis, tetapi juga strategi transformasi riset menuju pendidikan matematika yang kreatif, relevan, dan berdampak.</p>Rusdy HabsyiRusli Rusli
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-112025-12-117115116210.5281/zenodo.17900890FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI OPINI AUDIT BPK ATAS LKPD PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR ( TAHUN 2024-2025)
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1185
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari faktor-faktor yang memengaruhi pendapat audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tahun 2024-2025. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan cara mengumpulkan data melalui studi dokumen terhadap LKPD dan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK, wawancara mendalam dengan pegawai yang mengurus keuangan daerah serta auditor, dan pengamatan tidak langsung. Proses analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman yang mencakup tiga tahap, yaitu pengurangan data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapat audit BPK terhadap LKPD Provinsi Nusa Tenggara Timur dipengaruhi oleh beberapa hal utama, yaitu kualitas penyajian laporan keuangan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), efektivitas sistem pengendalian internal, tingkat kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, serta kemampuan sumber daya manusia dalam mengelola keuangan daerah.Dari hasil audit BPK tahun 2024, terlihat masih ada kelemahan dalam pengelolaan aset, sistem pengendalian internal, dan kepatuhan terhadap aturan. Namun, pada tahun 2025 berangsur ada perbaikan karena adanya tindak lanjut dari rekomendasi BPK, peningkatan pengawasan internal, dan peningkatan kapasitas aparatur keuangan daerah.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendapat audit BPK tidak hanya menggambarkan apakah laporan keuangan disajikan secara wajar dalam suatu periode tertentu, tetapi juga mencerminkan hasil dari upaya perbaikan manajemen keuangan daerah secara terus-menerus.</p>Susana P BasoJeanet J.S LoinenakYohanes E SemiLarasati V BollaMelkianus N Kabba
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-172025-12-177116317210.5281/zenodo.17958612PENERAPAN MEDIA PEMBELAJARAN POWERPOINT TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI KELAS XI SMA AL-KHAIRAAT WAYAUA KECAMATAN BACAN TIMUR SELATAN
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1198
<p>Tujuan dalam penelitian ini yaitu: Untuk mengetahui penerapan media <em>PowerPoint</em> terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran geografi di kelas XI SMA Al-Khairaat Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan. Dengan menggunakan jenis Penilitian Tindakan Kelas (PTK). penelitian tindakan kelas merupakan suatu bentuk penilitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan atau meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas secara profesional. Berdasarkan hasil penelitian penerapan media pembelajaran powerpoint di kelas XI SMA Al-Khairaat Wayaua Kecamatan Bacan Timur Selatan, Pada siklus I, nilai rata-rata siswa hanya mencapai 62,08 dengan tingkat ketuntasan belajar sebesar 37%, sedangkan 63% siswa belum berhasil memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM). Kondisi ini menunjukkan bahwa hasil belajar pada siklus I masih belum memuaskan. Namun, pada siklus II terjadi peningkatan yang signifikan. Nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 78,33 dengan tingkat ketuntasan belajar mencapai 92%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa telah mencapai KKM yang ditetapkan.</p>Alfajri SarkandiDarling Surya Alnursa
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-202025-12-207117318010.5281/zenodo.17995755JUAL BELI BUAH ALPUKAT SECARA BORONGAN PERSPEKTIF SOSIOLOGI HUKUM ISLAM (STUDI KASUS JORONG LADANG LUNGGUAK BATU NAGARI PAKAN SINAYAN KECAMATAN BANUHAMPU KABUPATEN AGAM)
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1225
<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik jual beli buah alpukat secara borongan di Jorong Ladang Lungguak Batu, Nagari Pakan Sinayan, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam dalam perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif lapangan (field research) dengan teknik wawancara dan observasi terhadap pemilik pohon dan pembeli alpukat (pakang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli alpukat secara borongan dilakukan secara lisan, tanpa perjanjian tertulis, dan sepenuhnya bergantung pada kepercayaan antara penjual dan pembeli. Pembeli cenderung lebih dominan dalam menentukan harga dan waktu panen, sedangkan pemilik pohon berada pada posisi tawar yang lemah. Dari perspektif sosiologi hukum Islam, praktik ini termasuk <em>‘urf</em> (kebiasaan) masyarakat yang sah selama tidak menimbulkan ketidakadilan, namun dalam pelaksanaannya masih mengandung unsur gharar dan potensi ketimpangan sosial-ekonomi. Implikasinya, diperlukan peningkatan pemahaman hukum ekonomi syariah bagi masyarakat agar transaksi dilakukan dengan prinsip keadilan, kerelaan, dan transparansi sesuai nilai-nilai Islam.</p>Latifah TajriSofia Ridha
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277118119410.5281/zenodo.18068343DAMPAK PERTAMBANGAN NIKEL TERHADAP LINGKUNGAN DI KABUPATEN HALMAHERA TENGAH
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1238
<p>Pertambangan nikel dianggap sebagai kegiatan yang berperan penting dalam upaya transisi penggunaan energi fosil ke penggunaan energi terbarukan di sektor transportasi. Namun, di sisi lain, aktivitas pertambangan nikel membawa perubahan negatif terhadap seluruh ekosistem baik di hulu maupun di hilir, sehingga dapat mempengaruhi kondisi lingkungan dan sosial ekonomi di Kabupaten Halmahera Tengah. Seiring dengan pengembangan pembangunan industry memberikan dampak terhadap kualitas air, baik air permukaan maupun air tanah dan bahkan pesisir pantai mengalami perubahan. Bahkan sejumlah sungai tertimbun dan tidak lagi mengalir hingga ke laut. Adapun tujuan penelitian ini sebagai berikut: (1). Untuk mengetahui pengaruh kekeringan terhadap ekosistem. (2). Untuk mengetahui pengaruh Teknologi terhadap ekosistem. (2). Untuk mengetahui pengaruh keanekaragaman Hayati terhadap ekosistem. Berdasarkan hasil analisis didapatkan bahwa kekeringan, teknologi, keanekaragaman hayati mempengaruhi secara bersama-sama terhadap ekosistem dalam lingkungan, baik di hulu maupun di hilir.</p>Anhar Drakel
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277119520910.5281/zenodo.18168459PENERAPAN MODEL DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI EKONOMI SISWA SMA NEGERI 3 KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/966
<p>Rendahnya literasi ekonomi di kalangan siswa SMA menjadi permasalahan yang memengaruhi kemampuan mereka dalam memahami konsep-konsep ekonomi dan pengambilan keputusan finansial yang bijak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model <em>Deep Learning</em> dalam meningkatkan literasi ekonomi siswa di SMA Negeri 3 Kota Ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain <em>non-equivalent control group design</em>. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menggunakan pembelajaran berbasis <em>Deep Learning</em> dan kelas kontrol yang menggunakan metode konvensional. Instrumen pengumpulan data berupa tes literasi ekonomi dan lembar observasi aktivitas belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam skor literasi ekonomi siswa pada kelas eksperimen dibandingkan kelas kontrol. Aktivitas belajar siswa juga mengalami peningkatan, ditandai dengan keterlibatan aktif dalam menganalisis masalah ekonomi berbasis kehidupan nyata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penerapan model <em>Deep Learning</em> secara efektif mampu meningkatkan literasi ekonomi siswa melalui proses berpikir kritis, reflektif, dan kontekstual. Temuan ini merekomendasikan integrasi model <em>Deep Learning</em> dalam pembelajaran ekonomi untuk membangun pemahaman yang lebih mendalam dan aplikatif di kalangan siswa</p>Nadila RumbouOde ZulaehaArfika Jawa
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277121021510.5281/zenodo.18180839PEMAHAMAN GURU TENTANG PEMBELAJARAN MENDALAM DI SMP NEGERI 5 SATU ATAP TOLONUO
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1249
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi konsep pembelajaran mendalam di SMP Negeri 5 Satu Atap Tolonuo berdasarkan persepsi dan pengalaman langsung para guru. Metode yang digunakan adalah wawancara kualitatif terhadap enam orang guru dari berbagai mata pelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru-guru telah memahami esensi pembelajaran mendalam sebagai pembelajaran yang berpusat pada siswa, menekankan pemahaman konseptual, berpikir kritis, dan penerapan dalam konteks kehidupan nyata. Implementasinya dilakukan melalui perancangan RPP yang kontekstual, penggunaan metode diskusi dan <em>problem-based learning</em>, serta penilaian otentik seperti proyek dan portofolio. Kendala utama yang dihadapi meliputi fasilitas yang terbatas, keragaman kemampuan siswa, dan keterbatasan waktu. Faktor pendukung utamanya adalah dukungan kepala sekolah dan kolaborasi antar rekan sejawat. Perubahan positif teramati pada siswa, seperti peningkatan keaktifan, keberanian berpendapat, dan keterampilan kolaborasi. Untuk optimalisasi, diperlukan peningkatan pelatihan guru dan penambahan fasilitas pendukung.</p>Irfandi R Hi. MustafaFahrun YaminIswadi M AhmadFitri Ayu LestariSirman JabirHafisari Ismail
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277121622210.5281/zenodo.18206882ANALISIS KEEFEKTIFAN LINGKUNGAN BELAJAR DEEP LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI EKONOMI SISWA SMA NEGERI 3 KOTA TERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/977
<p>Kemampuan literasi ekonomi merupakan aspek penting dalam pembelajaran ekonomi karena berkaitan dengan kemampuan siswa dalam memahami konsep ekonomi, berpikir logis, membuat keputusan rasional, serta mampu menerapkan pengetahuan ekonomi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, kenyataannya banyak siswa yang masih mengalami kesulitan dalam menghubungkan teori dengan praktik ekonomi yang nyata. Hal ini disebabkan oleh pendekatan pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan bersifat hafalan, sehingga kurang memberikan ruang bagi siswa untuk berpikir kritis dan mendalam. Oleh karena itu, diperlukan inovasi dalam lingkungan belajar yang dapat menumbuhkan pemahaman konseptual serta kemampuan berpikir tingkat tinggi.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keefektifan lingkungan belajar berbasis deep learning terhadap peningkatan kemampuan literasi ekonomi siswa SMA negeri 3 kota ternate. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI IPS SMA negeri 3 Kota Ternate, dengan pembagian dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Kelompok eksperimen mengikuti pembelajaran dengan pendekatan deep learning, sedangkan kelompok kontrol menggunakan metode konvensional. Data dikumpulkan melalui tes literasi ekonomi dan observasi proses pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor literasi ekonomi siswa di kelompok eksperimen. Siswa yang belajar dalam lingkungan deep learning menunjukkan kemampuan yang lebih tinggi dalam memahami konsep ekonomi, menganalisis isu, serta mengaitkan materi dengan realitas sosial dan ekonomi. Penerapan lingkungan belajar <em>deep learning</em> terbukti efektif dalam meningkatkan literasi ekonomi siswa SMA negeri 3 kota ternate. Model ini dapat menjadi alternatif yang relevan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran ekonomi agar lebih kontekstual, partisipatif, dan berorientasi pada pengembangan pemahaman mendalam.</p> <p> </p> <p> </p>Marlen TjiwiliOde Zulaehajufita umalekhoa
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277122322810.5281/zenodo.18415748PENERAPANA PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD 40 KOTA ERNATE
https://www.jurnal.isdikkieraha.ac.id/index.php/jupek/article/view/1295
<p>Melalui penerapan <em>STAD (Student Teams Achievement Divisions) </em><strong><em> </em></strong>dalam pembelajaran dengan materi pokok energi dan perubahannya, siswa dengan cepat menyerap bahan ajar yang disampaikan oleh guru. Model pembelajaran tersebut dirasakan sangatlah efisien. Setelah penerapannya, siswa dengan cepat dan antusias menerima materi yang di sampaikan oleh guru. Hasil evakuasi menunjukkan bahwa nilai siswa melebihi standar niliai minial yang ditetapkan oleh guru untuk mata pelajaran IPA. Dalam mendorong peningkatan prestasi belajar anak didik, guru haruslah sungguh-sungguh menerapkannya. Ketika menyusun perangkat guru harus secara cermat menganalisanya termasuk kelemahan dan kekurangannya</p>Munir Latukau
##submission.copyrightStatement##
http://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2025-12-272025-12-277122923410.5281/zenodo.18489072