PERAN GURU SEJARAH DALAM MENANAMKAN NILAI-NILAI KEPAHLAWANAN PADA SISWA SMA NEGERI 6 PROVINSI MALUKU UTARA

  • Zulkifli Zulkifli Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara
  • Mus S Radjilun Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara
Kata Kunci: Peran Guru, Nilai-Nilai Kepahlawanan, Siswa

Abstrak

Tujuan peneltian ini untuk mengetahui sejauh mana peran guru sejarah dalam menamakan nilai-nilai kepahlawanan kepada peserta didik yang ada di SMA Negeri 6 Provinsi Maluku Utara, serta dapat memberikan pemahaman tentang proses terbentuknya bangsa Indonesia melalui sejarah yang panjang untuk mencapai kemerdekaan. Dari hasil penelitian ini bahwa penanaman nilai kepahlawanan nasional dapat memberikan dampak positif bagi peserta didik karena termotivasi untuk mengikuti proses belajar mengajar pada mata pelajaran sejarah serta dapat memberikan kekesadaran bagi peserta didik untuk mengetahui para pahlawana nasional dalam berjuang untuk mempertahan kemerdekaan negara kesatuan republik indonesia. Selain itu, dengan adanya menanamkan nilai-nilai kepahlawanan  dapat memberikan kesadaran bagi peserta didik karena mereka bagian dari generasi bangsa Indonesia yang memiliki rasa bangga dan cinta tanah air yang dapat mengharumkan nama bangsa ini melalui prestasi yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik untuk mengisi kemerdekaan pada masi kini dan masa yang akan datang.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Abdi, G.P. (2020). Peran Pembelajaran Sejarah Untuk Pembentukan Karakter Siswa. Pengantar Praktik Mendidik Anak Usia Dini Sekolah Dasar, 4(1), 209-215
Aman. (2011). Model Evaluasi Pembelajaran Sejarah. Yogyakarta: Ombak
Badrun, U. (2006) Pahlwan. Jakarta. Perspektif
Buseri, K (2004). Nilai-nilai Ilahi Remaja dan Pelajar. Yogyakarta: UII Press
Dimiyati & Mudjiono. (1999). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta
Gottschalk, L. (1975). Mengerti Sejarah. Terjemahan Nugroho Notosusanto. Jakarta: Universitas Indonesia.
Gulo W. (2022). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Grasindo
Hamid, S.H. (2012). Pendidikan Sejarah Untuk Memperkuat Pendidikan Karakter. Jurnal Pramita, 2 (1).
Hanindita, A.W. (2021). Eksplorasi Nilai Kepahlawanan Kyai Hasan Mukmin Daerah Sidoarjo sebagai Bahan Pendidikan Karakter. BELAJAR BAHASA. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(2) 161-176.
Jarir, I. (2019). Penanaman Nilai-Nilai Keteladanan Pangeran Deponegoro Pembelajran Sejarah di SMA Islam di Surakarta . Universitas Negeri Semarang.
Kochar, S. (2008). Pembelajaran Sejarah (Theacing Of History). Jakarta: Grasinda
Mulayana, A. & Darmiasti. (2009). Historiografi di Indonesia Dari Magis-Religius Hingga Strukturalis. Bandung: Refika Utama.
Nisa, M. (2020). Nilai-Nilai Religius Dalam Film Ajari Aku Islam dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam. Institut Agama Islam Negeri.
Rosyad, S. (2013). Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Buku “Kejadian Pada Semut” Karya Harun Yahya. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. Yogyakarta.
Sardiman AM. (2012). Pembelajaran Sejarah Dan Nilai-Nilai Kepahlawanan. Paper Pendidikan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Yogyakarta.
Taufik. (2010). Pengertian Pembelajaran Sejarah dan Pengantar. Jakarta. Gramedia Jakarta
Thoha, C. (2000). Kpita Selekta Pendidikan Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Diterbitkan
2024-07-02