Analisis Kemampuan Kerja Sama Siswa Kelas X SMKN 1 Muaro Jambi dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Diskusi Kelompok

  • Hamzah Hamzah Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Vina Tri Rahmawati Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Fhadya Derisa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Tasya Alifatun Nisa Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Novferma Novferma Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
  • Husni Sabil Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Jambi, Indonesia
Keywords: Kerja sama siswa, Diskusi kelompok, Penelitian Kuantitatif, Siswa SMK, Pembelajaran Matematika

Abstract

Kemampuan bekerja sama dalam diskusi kelompok merupakan salah satu keterampilan abad ke-21 yang penting dimiliki siswa sekolah menengah kejuruan dalam menghadapi dunia kerja, khususnya untuk memecahkan masalah matematika kontekstual yang memerlukan penalaran kolektif. Namun, pelaksanaan diskusi kelompok sering menghadapi kendala berupa ketidakmerataan partisipasi antaranggota kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kerja sama tim serta menganalisis kecenderungan sikap siswa dalam aktivitas diskusi kelompok pada mata pelajaran matematika. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 23 siswa kelas X TKJ 1 SMK Negeri 1 Muaro Jambi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kerja sama siswa yang diberikan pada tanggal 26 Mei 2026. Analisis data dilakukan melalui perhitungan persentase kumulatif berdasarkan sebaran respons siswa terhadap indikator kerja sama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan sikap positif siswa mencapai 48,12%, yang terdiri atas respons Setuju (34,64%) dan Sangat Setuju (13,48%). Hasil ini mengindikasikan bahwa aspek kerja sama, seperti keaktifan memberikan saran dan menghargai perbedaan pendapat, telah dimiliki oleh sebagian siswa. Namun demikian, ditemukan pula respons negatif sebesar 41,60%, yang terdiri atas Sangat Tidak Setuju (22,03%) dan Tidak Setuju (19,57%). Temuan tersebut menunjukkan masih adanya kendala, seperti siswa yang kurang aktif berpartisipasi atau menyerahkan tugas kepada anggota kelompok lain. Sementara itu, persentase respons Kurang Setuju yang relatif rendah, yaitu 10,29%, menunjukkan bahwa siswa cenderung memberikan penilaian yang tegas terhadap kondisi kerja sama dalam kelompok mereka. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tingkat kerja sama tim siswa berada pada kategori cukup atau sedang. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengevaluasi kembali komposisi kelompok diskusi dan menerapkan pembagian peran yang lebih terstruktur guna meningkatkan pemerataan partisipasi siswa dalam menyelesaikan tugas-tugas matematika.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ambarwati, M. C., & Widodo, R. (2023). Peningkatan kolaborasi peserta didik melalui model pembelajaran problem based learning. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.22219/jppg.v4i1.25484

Astari, F. N., Rinto, & Hidayat, R. (2025). Peningkatan keterampilan kolaborasi siswa SMP melalui project based learning terintegrasi pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(3), 851–863. https://doi.org/10.38048/jipcb.v12i3.5492

Dingel, M. J., Wei, W., & Huq, A. (2013). Cooperative learning and peer evaluation: The effect of free riders on team performance and the relationship between course performance and peer evaluation. Journal of the Scholarship of Teaching and Learning, 13(1), 45–56. https://scholarworks.iu.edu/journals/index.php/josotl/article/view/2133

Husmia, Y. A. (2025). Peningkatan keterampilan kolaborasi melalui model problem based learning berbantuan permainan Math of Champions peserta didik SMP. Jurnal Pendidikan Profesi Guru, 6(1). https://doi.org/10.22219/jppg.v6i1.28578

Indahsari, N. D., & Habiddin, H. (2024). Penerapan model pembelajaran problem based learning (PBL) untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa SMP. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 4(7). https://doi.org/10.17977/um065.v4.i7.2024.5

Jayanti, T., Jalal, M., & Siregar, N. (2024). Implementasi kemampuan kerja sama siswa dalam pembelajaran tematik Madrasah Ibtidaiyah. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 10(2), 203–212. https://doi.org/10.30738/trihayu.v10i2.16132

Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2009). An educational psychology success story: Social interdependence theory and cooperative learning. Educational Researcher, 38(5), 365–379. https://doi.org/10.3102/0013189X09339057

Kyndt, E., Raes, E., Lismont, B., Timmers, F., Cascallar, E., & Dochy, F. (2013). A meta-analysis of the effects of face-to-face cooperative learning: Do recent studies falsify or verify earlier findings? Educational Research Review, 10, 133–149. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2013.02.001

Lutfiana, R. F., Zuriah, N., & Saputri, D. K. N. (2023). The TPACK approach improves student collaboration skills in 21st-century learning. Jurnal Pedagogi dan Pembelajaran, 6(2), 263–270. https://doi.org/10.23887/jp2.v6i2.52845

Puspitasari, E. S., Rufaidah, D., Astari, I., & Nafisah, H. (2024). Implementasi problem based learning untuk meningkatkan hasil belajar dan keterampilan kolaborasi siswa SMP. Indonesian Journal of Learning and Educational Studies, 2(2), 86–97. https://doi.org/10.62385/ijles.v2i2.142

Saputri, R. N., Patmisari, & Hastuti, S. (2023). Peningkatan kemampuan kolaborasi siswa menggunakan gallery walk. PTK: Jurnal Tindakan Kelas, 4(2), 435–446. https://doi.org/10.53624/ptk.v4i2.389

Sari, R. N., & Atiningsih. (2023). Implementasi project based learning untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa pada materi tata surya. Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 3(1), 1–8. https://doi.org/10.58218/lambda.v3i1.550

Sutama, Narimo, S., Anif, S., Hafida, S. H. N., Novitasari, M., Purbonuswanto, W., & Adnan, M. (2023). Collaborative mathematics learning: Developing mathematical communication skills of junior high school students. AIP Conference Proceedings, 2766(1), 020095. https://doi.org/10.1063/5.0141473

Syahrani, M. T., Nuranti, G., Susanti, Y., & Juhanda, A. (2024). Keterampilan kolaborasi siswa melalui penerapan asesmen autentik berbantuan model Cooperative Integrated Reading and Composition Scientific Approach (CIRSA). BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 10(4), 1–10. https://doi.org/10.22437/biodik.v10i4.36546

Virliana, A. I., & Fauziah, L. S. N. (2025). Pengaruh pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan cara berpikir kritis. Jurnal Jendela Pendidikan, 5(1), 1–7. https://doi.org/10.57008/jjp.v5i01.1070

Wau, S. C., & Cendana, W. (2023). Upaya guru dalam meningkatkan kemampuan kerja sama siswa selama pembelajaran melalui penerapan metode diskusi. Orien: Cakrawala Ilmiah Mahasiswa, 3(1), 13–20. https://doi.org/10.30998/ocim.v3i1.8160

Published
2026-06-20
How to Cite
Hamzah, H., Rahmawati, V., Derisa, F., Nisa, T., Novferma, N., & Sabil, H. (2026). Analisis Kemampuan Kerja Sama Siswa Kelas X SMKN 1 Muaro Jambi dalam Pembelajaran Matematika Berbasis Diskusi Kelompok. Jurnal Ilmiah Matematika (JIMAT), 7(2), 497-508. https://doi.org/10.63976/jimat.v7i2.1450