Problematika Pembelajaran Perkalian Pecahan Di Sekolah Dasar: Studi Kasus Berdasarkan Perspektif Guru Kelas V
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika pembelajaran perkalian pecahan pada siswa kelas V sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor penyebab dan solusi pembelajaran yang relevan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan guru kelas V SDN 101775 Jl. Irian Barat pada tanggal 06 Mei 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran perkalian pecahan masih menjadi salah satu materi matematika yang sulit dipahami siswa karena sifat konsep yang abstrak, rendahnya pemahaman konseptual, dominasi pembelajaran prosedural, serta munculnya berbagai miskonsepsi matematis. Selain itu, keterbatasan penggunaan media konkret dan rendahnya keterlibatan aktif siswa turut memengaruhi hasil belajar. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan pembelajaran berbasis kontekstual, penggunaan media manipulatif, dan penerapan model pembelajaran inovatif seperti Realistic Mathematics Education (RME) dan Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap operasi perkalian pecahan.
Downloads
References
Agus, I., & Lusyana, E. (2023). Pembelajaran matematika sekolah dasar. Deepublish.
Bila, S. S., Mytra, P., & Astuti, L. (2026). Faktor penghambat kognitif dan afektif dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Hybrid: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains, 4(3), 14–21. https://doi.org/10.51574/hybrid.v4i3.4586m
Hadiyaturrido, M. P., Meilani, D., Apriliana, A. C., Suhendro, P. P. M., Tarwan, S., Widiastuti, N. P. K., ... Amri, N. (2025). Literasi dan numerasi di SD. PT Bukuloka Literasi Bangsa.
Hidayatullah, D. A., & Zainil, M. (2025). Analisis kesulitan pemahaman konsep pecahan dalam pembelajaran matematika pada siswa di sekolah dasar. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 2(4), 967–973. https://jurnal.kopusindo.com/index.php/jtpp/article/view/889
Lubis, F. A., Yolanda, R., Purba, A. M., Sinaga, I. I., & Ginting, A. A. (2026). Analisis kesulitan pada materi operasi hitung bilangan pecahan kelas IV sekolah dasar. AL Jabar: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 5(2), 262–276. https://doi.org/10.46773/tc1xhs89
Maulyda, M. A., Fauzi, A., & Hidayati, V. R. (2022). Buku ajar pembelajaran matematika SD. Mataram University Press.
Nurhaswinda, N., & Parisu, C. Z. L. (2025). Kesulitan belajar matematika di sekolah dasar dan solusinya. Jurnal Pendidikan Multidisiplin, 1(1), 50–58. https://doi.org/10.54297/jpmd.v1i1.884
Nurhidayati, L. (2024). Kecemasan matematika (math anxiety) dan dampaknya terhadap prestasi belajar. Jurnal Ilmiah IPA dan Matematika (JIIM), 2(3), 61–66. https://doi.org/10.61116/jiim.v2i3.477
Pratiwi, D. D., & Darmayanti, M. (2025). Penggunaan media pembelajaran untuk meningkatkan pemahaman konsep pecahan pada siswa sekolah dasar: Systematic literature review. JIPSD: Jurnal Inovasi Pendidikan Sekolah Dasar, 2(2), 109–124. https://journal.innoscientia.org/index.php/jipsd/article/view/275
Primasari, I. F. N. D., Zulela, Z., & Fahrurrozi, F. (2021). Model mathematics realistic education (RME) pada materi pecahan di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(4), 1888–1899. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1115
Purba, F. J., & Silalahi, E. K. (2026). Pembelajaran matematika SD kelas awal. Baca Disini Media Internasional.
Putri, M., Syam, S. S., & Chandra, C. (2025). Kesulitan siswa sekolah dasar dalam memahami konsep pecahan. Pentagon: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 3(2), 43–54. https://doi.org/10.62383/pentagon.v3i2.488
Rahmania, C. A., Shalsabilla, F. N., Aprilia, G., Syahira, K. K., Alfiyyah, R. A., & Putri, H. E. (2025). Analisis teori belajar Bruner untuk membantu peserta didik dalam pembelajaran matematika. De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 8(1), 10–21. https://doi.org/10.36277/defermat.v8i1.2254
Sabrina, N. A., Maharaja, L. R., Naingglan, M. M., & Gaol, M. L. (2023). Pengaruh pengembangan media ajar visual terhadap siswa sekolah dasar dalam memahami konsep matematika secara visual. Jurnal Pendidikan Matematika, 1(1), Article 11. https://doi.org/10.47134/ppm.v1i1.113
Saksono, H., Khoiri, A., Dewi Surani, S. S., Rando, A. R., Setiawati, N. A., Umalihayati, S., ... Aryuni, M. (2023). Teori belajar dalam pembelajaran. Cendikia Mulia Mandiri.
Saputra, H. (2024). Perkembangan berpikir matematis pada anak usia sekolah dasar. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 6(2), 53–64. https://journal.unuha.ac.id/index.php/jemari/article/view/3311
Syafawani, U. R., & Safari, Y. (2024). Teori perkembangan belajar psikologis kognitif Jean Piaget: Implementasi dalam pembelajaran matematika di bangku sekolah dasar. Karimah Tauhid, 3(2), 1488–1502. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i2.11810
Utami, Y. (2025). Faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya pemahaman konsep matematika pada siswa SD. DIKMAT: Jurnal Pendidikan Matematika, 6(1), 17–21. https://doi.org/10.56842/dikmat.v6i01.507
Warniati, W., & Asmara, A. (2026). Analisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas 7 materi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 13498–13509. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5776
Yatri, A. E., Suradi, & Danial. (2025). Kajian literatur: Faktor penyebab kesulitan dalam pemahaman konsep matematis pada siswa. Lattice Journal: Journal of Mathematics Education and Applied, 5(2), 146–159. https://doi.org/10.30983/lattice.v5i2.10469



















.png)