Perkembangan pesrta didik melalui model Discovery Learning, tema Pentingnya Pendidikan Multikultural dalam Mengelola Tantangan Keanekaragaman Budaya

  • Munzia M Tuara ISDIK Kie Raha Maluku Utara
Keywords: Pendidikan multikultural, Keanekaragaman budaya, Discovery Learning

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural dengan tingkat keberagaman yang tinggi, meliputi perbedaan suku, agama, bahasa, dan latar belakang sosial. Keberagaman tersebut merupakan kekayaan bangsa, namun juga berpotensi menimbulkan konflik, prasangka, dan sikap intoleran apabila tidak dikelola secara tepat. Artikel ini bertujuan menganalisis pentingnya pendidikan multikultural dalam mengelola tantangan keanekaragaman budaya melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kepustakaan yang dipadukan dengan observasi lapangan sederhana dan survei reflektif non-resmi. Data diperoleh dari pengamatan interaksi peserta didik serta angket terbuka kepada responden di lingkungan pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural berbasis Discovery Learning mendorong pemahaman yang lebih mendalam terhadap perbedaan, meningkatkan sikap toleransi, serta mengurangi kecenderungan stereotip antarkelompok. Dengan demikian, pendidikan multikultural melalui Discovery Learning berperan strategis dalam membentuk karakter peserta didik agar mampu hidup harmonis dalam masyarakat plural.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Banks, J. A. (2004). Multicultural education: Historical development, dimensions, and practice. Review of Research in Education, 19, 3–49.
Banks, J. A. (2008). An introduction to multicultural education (4th ed.). Boston: Pearson Education.
Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (2013). Multicultural education: Issues and perspectives (8th ed.). New York: Wiley.
Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.
Bruner, J. S. (1986). Actual minds, possible worlds. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Gay, G. (2010). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (2nd ed.). New York: Teachers College Press.
Gorski, P. C. (2009). Insisting on justice: Toward a transformative approach to multicultural education. Journal of Teacher Education, 60(1), 34–47.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2011). Models of teaching (8th ed.). Boston: Pearson.
Kemdikbud. (2013). Model pembelajaran penemuan (Discovery Learning). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kemdikbud. (2017). Penguatan pendidikan karakter. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kymlicka, W. (2002). Multicultural citizenship: A liberal theory of minority rights. Oxford: Oxford University Press.
Mahfud, C. (2010). Pendidikan multikultural. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Mulyasa, E. (2013). Pengembangan dan implementasi kurikulum 2013. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nieto, S. (2004). Affirming diversity: The sociopolitical context of multicultural education (4th ed.). New York: Pearson.
Nieto, S., & Bode, P. (2012). Affirming diversity: The sociopolitical context of multicultural education (6th ed.). Boston: Pearson.
OECD. (2018). Global competence for an inclusive world. Paris: OECD Publishing.
Piaget, J. (1970). Science of education and the psychology of the child. New York: Viking Press.
Prastowo, A. (2015). Pengembangan bahan ajar tematik terpadu. Jakarta: Kencana.
Sani, R. A. (2014). Pembelajaran saintifik untuk implementasi kurikulum 2013. Jakarta: Bumi Aksara.
Slavin, R. E. (2015). Educational psychology: Theory and practice (11th ed.). Boston: Pearson.
Suparlan, P. (2002). Menuju masyarakat Indonesia yang multikultural. Jakarta: Antropologi Indonesia Press.
Suyanto, B. (2013). Sosiologi pendidikan. Jakarta: Kencana.
Tilaar, H. A. R. (2004). Multikulturalisme: Tantangan global masa depan dalam transformasi pendidikan nasional. Jakarta: Grasindo.
Tilaar, H. A. R. (2012). Perubahan sosial dan pendidikan: Pengantar pedagogik transformatif untuk Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.
Trianto. (2010). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana.
UNESCO. (2006). Guidelines on intercultural education. Paris: UNESCO.
UNESCO. (2015). Global citizenship education: Topics and learning objectives. Paris: UNESCO Publishing.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Wibowo, A. (2012). Pendidikan karakter: Strategi membangun karakter bangsa berperadaban. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Zubaedi. (2011). Pendidikan berbasis masyarakat. Yogyakarta: Pustaka
Published
2025-11-30