Analisis Kondisi Sampah Pantai dan Sampah Rumah Tangga serta Upaya Pelestarian Lingkungan Pesisir di Pulau Maitara
Abstract
Pulau Maitara merupakan salah satu pulau kecil di Provinsi Maluku Utara yang memiliki potensi wisata bahari dan sumber daya pesisir yang tinggi. Namun, peningkatan aktivitas penduduk dan wisatawan berdampak pada meningkatnya volume sampah, terutama sampah plastik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kondisi pengelolaan sampah di Pulau Maitara serta upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kebersihan dan kelestarian lingkungan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dan pengamatan umum terhadap kondisi lingkungan pulau. Hasil kajian menunjukkan bahwa sampah di Maitara masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan sarana prasarana, rendahnya kesadaran masyarakat, serta belum optimalnya sistem pengelolaan terpadu. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan serta menjaga kebersihan pantai.
Downloads
References
Badrukamal, L. R., & Dirgawati, M. (2024). Analisis Isu Sampah Plastik Laut di Wilayah Pesisir Pantai Kuta Bali Menggunakan Metode DPSIR. Jurnal Serambi Engineering, 9(2), 8392-8398. Chotimah, H. C., Iswardhana, M. R., & Rizky, L. (2021).
Model Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah Plastik Laut Guna Mewujudkan Ketahanan Maritim di Indonesia. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(3), 348-376.
Djongihi, A., Adjam, S., & Salam, R. (2022). Dampak pembuangan sampah di pesisir pantai terhadap lingkungan sekitar (Studi kasus masyarakat Payahe Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan). Jurnal Geocivic, 5(1).
Harefa, M. S., Salsabila, G., Syahputra, I., & Salsabila, V. A. (2022). Upaya Pengelolan Pencemaran Akibat Sampah Laut (Marine Debris) Di Pantai Olo, Belawan. MUDABBIR Journal Reserch and Education Studies, 2(2), 46-54.
Hilman, Z., Awfa, D., Fitria, L., Suryawan, I. W. K., & Prayogo, W. (2023). Problematika Sampah di Sektor Perjalanan dan Pariwisata: Kajian Literatur. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 11(3), 896-903.
Iriani, A. Y. (2019). Strategi pengembangan pariwisata berdasarkan preferensi masyarakat asli: Studi kasus di Raja Ampat. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 21(3), 271-291.
Kibria, M. G., Masuk, N. I., Safayet, R., Nguyen, H. Q., & Mourshed, M. (2023). Plastic waste: challenges and opportunities to mitigate pollution and effective management. International Journal of Environmental Research, 17(1), 20
Marchelina, A. E., Mukhlis, M., Budiono, P., & Rosalia, F. (2024). Kolaborasi pemerintah dengan nongovernment organization dalam upaya indoktrinasi peduli lingkungan di Lampung. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 11(5), 1976-1989.
Nurholis, K., & Mokodompit, E. A. (2024). Laut Sebagai Sarana Mata Pencaharian dan Ancaman Akibat Pencemaran Ligkungan bagi Masyarakat Pesisir Konawe Utara. Almufi Jurnal Sosial dan Humaniora, 1(3), 307-313.
Nusantara, B. D., Teguh, T., & Yuniningsih, T. (2023). Analisis Kolaborasi Pemerintah Daerah dalam Mengatasi Sampah di Objek Pariwisata. JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 4(2), 46-52.
Partini, D. (2022). Aksi Coastal Clean Up di Pantai Tanah Abang Desa Malaku Kecamatan Seram Utara Kabupaten Maluku Tengah. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
