PENINGKATAN KEAKTIFAN BELAJAR SISWA MELALUI PROJECT BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA
Abstrak
Keaktifan belajar peserta didik merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Namun, hasil observasi awal pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas XI-3 SMAN 2 Tangerang Selatan menunjukkan bahwa tingkat keaktifan peserta didik masih rendah. Kondisi tersebut ditunjukkan dengan minimnya partisipasi peserta didik dalam bertanya, mengemukakan pendapat, berdiskusi, dan bekerja sama dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL). Masih sedikit penelitian yang secara spesifik mengkaji efektivitas PjBL terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di tingkat SMA. Model PjBL dipilih karena berpusat pada peserta didik serta mendorong keterlibatan aktif melalui kegiatan kolaboratif, pemecahan masalah, dan penyelesaian proyek yang relevan dengan konteks pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 40 peserta didik kelas XI-3 SMAN 2 Tangerang Selatan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan keaktifan belajar peserta didik pada setiap siklus. Persentase keaktifan belajar pada tahap pra-siklus sebesar 37,5%, meningkat menjadi 59,3% pada Siklus I, dan mencapai 84,3% pada Siklus II. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan model Project Based Learning (PjBL) mampu meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila. Dengan demikian, Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model Project Based Learning (PjBL) dapat dijadikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik serta mendukung penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik dalam mata pelajaran Pendidikan Pancasila.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Fitriyah, A., & Ramadani, S. D. (2022). Project Based Learning untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 6(4), 6945–6954.
Hidayat, T., & Suryani, N. (2023). Implementasi Project Based Learning dalam meningkatkan keaktifan belajar peserta didik pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7420–7432.
Indrawan, R., & Jalilah, R. (2021). Metodologi Penelitian Campuran. Bandung: Refika Aditama.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan Pembelajaran dan Asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Capaian Pembelajaran Pendidikan Pancasila Fase F. Jakarta: Kemendikbudristek.
Kemmis, S., & McTaggart, R. (2014). The Action Research Planner. Singapore: Springer.
Khasanah, N., & Rigianti, H. A. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Inovatif terhadap Keaktifan Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(2), 112–120.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2020). Qualitative Data Analysis. California: Sage Publications.
Rahmawati, Y., & Wulandari, D. (2024). Effectiveness of Project-Based Learning in improving students' engagement and collaboration skills. Journal of Education and Learning, 18(1), 45–56.
Sardiman. (2018). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Thomas, J. W. (2000). A Review of Research on Project Based Learning. California: The Autodesk Foundation.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by4.footer##


